Kebun Hidroponik Indonesia
Cara Hidroponik

Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Polybag yang Baik dan Benar

Bercocok tanam cabe merupakan hal yang tidak sulit akan tetapi tidak juga mudah. Jika Anda melakukan budidaya cabai dengan cara yang baik dan benar, maka hasil panen yang Anda dapatkan akan memuaskan. Tentu saja ini semua butuh sedikit kesabaran dan juga perjuangan dalam menanam cabe secara hidroponik.

Ada banyak cara menanam cabe secara hidroponik, salah satunya menggunakan sistem polybag hidroponik. Dalam artikel ini akan kami berikan cara budidaya cabe hidroponik yang mampu menghasilkan hasil panen berlimpah.

Cara Budidaya Cabe Hidroponik Dengan Menggunakan Polybag

Langsung aja deh kita mencoba bagaimana cara budidaya cabe hidroponik menggunakan polybag yang baik dan juga benar.

Tips budidaya cabe hidroponik
Cabai

Persiapan

Jika Anda memilih hidroponik sebagai cara untuk berbudidaya cabe, Anda dapat menggunakan sekam bakar, rockwool atau pun hydrotone sebagai pengganti tanah untuk media tanam. Cara paling mudah untuk cara menanam cabe hidroponik ini adalah menggunakan sistem agregat atau substrat menggunakan kultur polybag.

Untuk mengetahui apa itu kultur polybag akan saya sampaikan dalam artikel selanjutnya. Yang pasti kultur polybag memiliki resiko gagal yang cukup rendah. Akan tetapi, keberhasilan di tentukan juga oleh banyak faktor seperti benih bibit cabai.

Pemilihan Bibit Cabe

Pada tahap persiapan ini, Anda perlu melakukan pemilihan bibit cabe yang baik yang akan di semai. Pemilihan ini bisa Anda lakukan dengan merendam bibit cabe di dalam air yang hangat. Rendam bibit cabe selama kurang lebih 2 hingga 3 jam. Bibit Cabe yang tenggelam menjadi pilihan terbaik untuk kita semai.

Penyemaian Bibit Cabai

Untuk tahap persiapan penyemaian setelah bibit cabai terbaik terpilih, Anda perlu melakukan beberapa hal berikut ini :

  1. Pembuatan Media Semai

    Campurkan sekam bakar dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1 sekam di campur dengan 1 pupuk kompos. Untuk persemaian, cukup gunakan seeding tray atau baki persemaian. Masukan campuran pupuk dan sekam bakar tersebut kedalam baki persemaian yang sudak disiapkan.Seeding tray untuk persemaian

  2. Penanaman Biji

    Setelah itu, masukan bibit cabe kedalam setiap lubang seeding tray. 1 lubang masukan 1 biji bibit cabai. Setelah lubang persemaian sudah Anda masukan semua, siram campuran kompos dan sekam bakar tersebut dengan air. Jangan terlalu banyak memberikan air.

  3. Perawatan Bibit

    Siram bibit dengan sprayer tiap pagi dan juga sore hari. Tips dari saya, letakan kertas koran diatas baki persemaian, kemudian semprot kertas koran tersbut. Hal ini agar tidak terjadi kerusakan pada media tanam.

  4. Pindahkan Bibit

    Setelah tumbuh tunas (3-5 hari setelah tanam) kearea yang terkena matahari dan lebih terbuka. Dan tetap lakukan penyiraman setiap pagi dan juga sore.

Penyiapan Lahan dan Media Tanam Polybag

Siapkan lahan yang cukup untuk tampat budidaya tanaman cabe ini. Anda bisa menggunakan sistem fertigasi polybag untuk ketahap ini. Dalam tahap ini, bibit cabe sudah berumur 20 – 23 hari atau bibit cabe sudah memiliki 4 hingga 5 helai daun.

Untuk penempatan media tanam kita akan menggunakan polybag berukuran 40cm. Dan kemudian masukan media tanam berupa campuran tanah humus dengan sekam bakar dengan perbandingan 2 tanah dan dicampur dengan 1 sekam bakar.

Pemindahan Bibit Cabai

Untuk proses pemindahan bibit cabe ke polybag, Anda harus melakukannya secara hati-hati. Jangan sampai Anda merusak akar yang sudah mulai tumbuh. Saran kami, lakukan proses pemindahan ini pada waktu sore hari. Hal ini dilakukan agar bibit tidak langsung terkena matahari saat proses pemindahan.

Pemberian Larutan Nutrisi

Susun polybag secara teratur dan kemudian letakan selang-selang irigasi agar mampu mengairis setiap polybag yang ada. Gunakan nutrisi AB-Mix pada campuran air irigasi tersebut.

Proses Pemeliharaan Tanaman Cabe dalam Polybag

Dengan sistem hidroponik, tentu saja Anda tidak perlu menyiram setiap hari. Anda harus memastikan irigasi lancar dan tersalurkan ke setiap polybag yang sudah berisi tanaman cabai tersebut. Anda juga perlu melakukan pemangkasan pangkal cabe 1x saja agar lebih banyak bunga yang tumbuh di setiap tanaman cabe.

Pemberian nutrisi juga kami sarankan menggunakan sistem tetes. Agar tidak terlalu banyak air yang mengairi polybag tersebut. Hal ini mengurangi gagal panen yang akan terjadi jika kondisi media tanam terlalu basah.

Untuk Anda yang ingin sekali mencoba untuk berbudidaya tanaman cabe dengan cara hidroponik, silahkan Anda melihat tutorial yang kami siapkan disini. Semoga artikel cara menanam cabe hidroponik yang kami berikan dapat bermanfaat bagi pembaca KHI dimanapun berada.

Leave a Comment